oleh

Apa yang perlu dicek saat Serah Terima Unit (STU) Rumah Baru?

Heydayat.com – Saat memutuskan membeli rumah baru, baik itu secara cash, in house, ataupun KPR – akan datang waktunya ketika serah terima unit alias STU. Jika rumah yang kita beli sudah selesai proses pembangunannya, kita akan dihubungi pihak developer untuk jadwal serah terimanya.

Saya adalah salah satu yang selesai serah terima unit beberapa waktu lalu. Sebagai orang awam yang tidak mengerti soal bangunan apalagi beli rumah baru, untungnya sempat baca beberapa artikel setelah dapat rekomendasi grup whatsapp tentang apa saja yang perlu dicek saat proses STU.

Singkat cerita, setelah beberapa artikel saya baca dan pengalaman saya sendiri saat itu, akhirnya saya paham dan inilah beberapa yang perlu diperiksa saat serah terima unit rumah. Tapi, sebelumnya ada baiknya jika kamu pahami dulu apa itu STU atau serah terima unit.

 

Apa Itu STU?

Serah Terima Unit Kunci Rumah Baru
Kunci rumah baru (Unsplash.com – Jakub Żerdzicki)

STU atau Serah Terima Unit adalah proses penyerahan unit kepada pembeli. Jika sebelumnya unit belum bisa ditempati karena proses pembangunan sampai finishing, maka setelah STU pemilik rumah sudah bisa menempati rumahnya.

Dalam proses STU, perwakilan developer akan menyerahkan kunci rumah kepada pemilik unit. Sambil menjelaskan beberapa hal terkait tata letak, kegunaan, dan cara memakai interior rumah – pemilik unit juga mendapat penjelasan tentang mekanisme klaim perbaikan.

Setelah memahami bagaimana cara mengajukan komplain (garansi) atau perbaikan rumah, saatnya kamu mengamati satu per satu bagian rumah yang kiranya perlu diperbaiki.

 

Yang Perlu Diperiksa Ketika STU

Ada beberapa bagian rumah yang umumnya jadi konsentrasi saat akan dihuni. Bagian rumah yang tidak boleh terlewat dari pemeriksaan saat sedang serah terima unit di antaranya adalah sebagai berikut.

 

1. Pintu Rumah

Memeriksa Mengecek Gagang Pintu Rumah
Memeriksa pintu rumah (Unsplash – Maria Ziegler)

Pertama dan paling penting saat proses serah terima unit yaitu mengecek pintu rumah. Pintu yang terpasang dengan benar akan menjadi penjamin keamanan pertama bagi pemiliknya.

Cara mengecek rumah apakah terpasang dengan benar yaitu mencoba membuka dan menutup pintu. Jika pintu terbuka dan tertutup dengan smooth (mulus, tidak seret), berarti pintu terpasang dengan baik.

Selanjutnya periksa pintu saat posisi tertutup, perhatikan celah sekeliling pintu apakah cukup rapat dan rapi. Jika ada bagian yang kurang presisi, bisa jadi pintu perlu diatur ulang engselnya atau bahkan diganti baru.

Terakhir dan yang paling penting, periksa kunci di setiap pintu rumah. Apakah mudah digunakan dan tidak menimbulkan macet. Jika masih terasa sulit untuk digunakan membuka dan mengunci, baiknya ajukan garansi saja.

 

2. Dinding Rumah

Satu hal yang diperhatikan tamu saat masuk ke rumah orang lain yaitu dindingnya. Walaupun jadi fokus nomor 1, kadangkala kita sebagai pemilik rumah malah melewatkan bagian ini saat sedang serah terima unit.

Cat Dinding Rumah Tidak Rata Dan Retak Berjamur
Cat dinding rumah tidak rata dan retak berjamur (Freepik.com – Mateus Andre)

Dinding yang bagus akan memunculkan kesan elegan dan rapi bagi ruangan. Begitu sebaliknya, rumah terlihat jelek jika dinding bergelombang atau bahkan ada bercak rembes, cat mrupul, retak rambut, dan lainnya.

Maka dari itu, saat memeriksa dinding rumah pastikan dindingnya rata, tidak rembes, tidak kopong, dan warna catnya merata.

Cara memeriksa apakah dinding rata atau tidak yaitu dengan mengarahkan senter dengan posisi tertidur dan menempel dinding/tembok. Jika sinar atau cahaya senter terputus atau bergelombang (terdapat area gelap), artinya ada bagian yang kurang sempurna dari dinding tersebut.

Jika gelombang pada dinding tidak terlalu parah, solusinya lebih mudah yaitu cukup didempul atau plamir ulang. Namun jika gelombangnya cukup besar, perlu dibongkar dan disemen ulang.

 

3. Jendela

Jendela Rumah Terbuka Dilihat Dari Dalam Ruangan
Jendela rumah terbuka dilihat dari dalam ruangan (Unsplash.com – Alex Tyson)

Hampir sama dengan pintu, jendela rumah juga tak boleh luput dari pengecekan saat serah terima unit atau STU. Jendela umumnya memiliki kusen dari kayu atau aluminium, ia akan dipasang ke dinding yang berlubang. Setelah jendela terpasang, lubang di sekelilingnya akan ditutup lagi.

Nah, untuk jendela dari kusen kayu biasanya sekelilingnya akan ditutup dengan semen. Sedangkan jendela dari kusen aluminium dan sejenisnya akan ditutup menggunakan sealant atau bahan perekat yang saat kering akan menjadi tekstur empuk, mirip seperti lem akuarium.

Saat STU pastikan agar setiap celah jendela tertutup dengan rapi. Coba juga membuka jendela selebar-lebarnya. Jendela yang terpasang dengan baik harusnya bisa terbuka maksimal untuk membantu pertukaran udara di dalam ruangan.

 

4. Pengairan

Bagian pengaiaran adalah bagian rumah berikutnya yang sangat penting untuk diperiksa saat STU. Pengairan ini meliputi keran air, shower kamar mandi, saluran air, closet, dan pompa air.

Idealnya keran air tidak boleh menetes saat posisi tertutup. Jika ada tetesan air, mintalah perbaikan atau penggantian. Bisa jadi keran rusak atau pemasangan kurang sempurna sehingga timbul kebocoran.

Untuk shower dan pipa air, pastikan tidak ada kebocoran sekecil apapun. Shower yang bocor membuat air terus-terusan menetes dari selang. Sedangkan pipa air yang bocor bisa membuat kerusakan, apalagi jika letak bocornya ada di bagian yang tertanam dalam dinding atau tanah.

Closet juga bagian penting yang tak boleh terlewat dari pemeriksaan. Masalah yang umum jadi keluhan seputar closet terutama closet duduk yaitu air tidak mau masuk atau mengisi tandon closet. Akibatknya closet tidak bisa digunakan untuk menyiram secara semi-otomatis.

Sedangkan pompa air, ia harus dinyalakan selama proses STU berlangsung. Ini untuk memeriksa apakah pompa air diterima dalam kondisi baik atau rusak. Jika ada kerusakan, akan muncul suara berbeda atau mesin berhenti bekerja.

 

5. Kelistrikan

Menyalakan Lampu Listrik Saat Serah Terima Unit STU Rumah
Menyalakan lampu listrik saat serah terima unit rumah baru (Unsplash.com – Hisharoi)

Saat serah terima unit, pastikan juga memeriksa kelistrikan rumah. Nyalakan setiap saklar lampu di seluruh ruangan. Bawalah charger ponsel untuk memeriksa setiap colokan apakah bisa digunakan (sudah teraliri listrik) atau tidak.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *