oleh

Gua Sunyaragi, Tempat Menyepi Yang Kini Ramai Dikunjungi

Heydayat.com – Bagi warga Kota Cirebon pasti tidak asing dengan cagar budaya yang berada di Jalan By Pass ini, Gua Sunyaragi. Tempatnya unik, instagramable dan nyaman untuk dikunjungi.

Gua Sunyaragi kini menjadi salah satu tempat wisata budaya favorit bagi wisatawan lokal dari Kota Cirebon. Lokasi Gua Sunyaragi terletak di Jalan By Pass Brigjen Darsono, Kota Cirebon, Jawa Barat. Bangunannya yang megah dan memiliki pemandangan indah, menjadi daya tarik masyarakat yang hobi kegiatan fotografi.

Jika mengunjungi Gua Sunyaragi, kamu akan sering menjumpai orang-orang yang sedang hunting foto. Ada yang melakukan single photo session bahkan sampai melakukan pre-wedding.

Goa Sunyaragi Sebagai Tempat Hunting Fotografi @ks_nw1
Gua Sunyaragi jadi tempat hunting – fotografi (Instagram/@ks_nw1)

Tempat ini memang memiliki citra pandang yang berbeda jika dibanding dengan tempat-tempat pada umumnya. Karenanya, sangat berkesan jika tempatnya ini dijadikan lokasi untuk menyalurkan minat fotografi. Apalagi kalau datang antara jam 3 sore sampai jam 5 sebelum gelap. Waktu ini adalah saat yang paling disukai kebanyakan pengunjung di sini. Jika kondisi cuaca sedang cerah, kombinasi cahaya matahari dan spot foto unik menjadi keuntungan tersendiri bagi para fotografer.

 

Histori Gua Sunyaragi

Tugu Goa Sunyaragi
Tugu Gua Sunyaragi (Instagram/@dilanrh)

Jika berkunjung ke Gua Sunyaragi, rasanya kurang puas apabila tidak mengetahui sejarah dari megahnya Gua ini. Gua Sunyaragi dikenal juga dengan sebutan Taman Sari Sunyaragi.

Asal mula nama “Sunyaragi” terdiri dari kata “Sunya” dan “Ragi”. “Sunya” berarti sepi, dan “Ragi” berarti raga. Apabila melihat dari arti dalam bahasa sansakerta ini, Sunyaragi diartikan sebagai tempat untuk beristirahat atau menenangkan diri.

Sunyaragi merupakan bangunan buatan dari masa Kesultanan Cirebon. Tujuan dari didirikannya bangunan ini memang untuk tempat menenangkan diri bagi Kesultanan Cirebon dan keluarganya. Maka, tidak heran jika melihat komposisi dari bangunannya adalah taman air. Karena mendengarkan gemercik air merupakan salah satu elemen yang bisa membuat hati, pikiran, dan jiwa menjadi tenang.

 

Gua Sunyaragi Zaman Dulu

Goa Sunyaragi Cirebon Sejak Masa Kesultanan Cirebon
Goa Sunyaragi Cirebon sejak masa Kesultanan Cirebon (Instagram/@dilanrh)

Sebenarnya, pada zaman dahulu, Gua Sunyaragi dikelilingi oleh sebuah danau yang beranama Danau Jati. Namun, Danau Jati sudah mengering dan dilalui oleh jalan By Pass Brigjen Darsono. Selain itu, lokasi danau ini juga tergantikan dengan keberadaan pembangkit listrik tenaga gas, sungai situngkul, area pemukiman warga dan persawahan.

Di saat ini, Gua Sunyaragi dihiasi oleh beberapa ornamen seperti air terjun buatan, hiasan taman, dan berbagai patung. Patung-patung yang ada di sini diantaranya seperti Patung Wanita Perawan Sunti dan Patung Garuda. Selain itu, ada juga hiasan taman yang menyerupai bentuk gajah di area Gua Sunyaragi ini.

 

Keberadaan Gua Sunyaragi

Patung Batu Berbentuk Orang Sedang Terduduk
Patung Garuda Dililit Ular, patung batu yang nampak seperti bentuk orang sedang terduduk di Gua Sunyaragi (Instagram@rosmala.sari.dewi)

Gua Sunyaragi diketahui dibuat pada abad ke-18. Tokoh yang memprakarsai dibangunnya Gua Sunyaragi adalah Pangeran Emas Zaenul Arifin atau Panembahan Ratu Pertama. Gua Sunyaragi dibuat selama tiga periode di awal abad ke-18 itu.

Gua Sunyaragi tidak hanya memiliki satu Gua. Di sini, ada berbagai macam Gua dengan masing-masing sejarahnya. Diantaranya ada Gua Pandekemasang, Gua Simanyang, Gua Langse, Gua Peteng, Gua Arga Jumud, Gua Padang Ati, Gua Kelanggengan, Gua Lawa dan Gua Pawon.

 

Mitos di Goa Sunyaragi

Pelataran Bebatuan Gua Sunyaragi
Pelataran bebatuan Gua Sunyaragi Cirebon (Instagram/@rosmala.sari.dewi)

Bangunan bersejarah seperti Gua Sunyaragi ternyata tidak hanya dikenal sebagai tempat wisata saja, tapi juga dikenal karena memiliki mitos yang sudah lama beredar. Mitos ini sudah ada sejak lama dan dipercayai oleh masyarakat yang tinggal tidak jauh dari lokasi ini.

Kabarnya, ada salah satu patung di Goa Sunyaragi yang sebenarnya tidak boleh disentuh oleh pengunjung atau siapapun. Patung tersebut adalah Patung Perawan Sunti. Mitosnya, jika Patung Perawan Sunti disentuh oleh perawan yang belum mendapatkan pasangan, ia akan kesulitan mendapatkan jodoh.

Gua Peteng dengan patung batu Perawan Sunti
Gua Peteng, tempat beradanya patung batu Perawan Sunti – tepat di depan pintu masuk gua setelah melewati kolam (Instagram/@artiasuastha)

Tapi, jika tidak sengaja menyentuh Patung Perawan Sunti, ada hal yang bisa dilakukan untuk menyangkal hal tersebut. Kalau tidak sengaja menyentuhnya, kamu bisa menangkal sial dengan berjalan ke Gua Kelanggengan. Berjalan di dalam Gua Kelanggengan dipercaya bisa melanggengkan suatu hal, termasuk untuk urusan jodoh.

Gua Kelanggengan Gua Sunyaragi
Gua Kelanggengan – Gua Sunyaragi (Instagram/@rosmala.sari.dewi)

Namun, telepas dari benar atau tidaknya mitos tersebut, kamu tetap harus menghormati dan menghargai peraturan yang ada di Gua Sunyaragi.

 

Harga Tiket Masuk Gua Sunyaragi

Ikon Nama Goa Sunyaragi Cirebon
Ikon nama “Goa Sunyaragi Cirebon” (Pinterest.com)

Jika tertarik dengan destinasi wisata budaya dan sejarah yang satu ini, kamu bisa mengunjungi Gua Sunyaragi dengan membayar tiket masuk yang sangat murah. Harga tiket masuknya berkisar dari Rp 10.000 sampai Rp 20.000 saja.

Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Serang telah menetapkan Gua Sunyaragi sebagai cagar budaya Kota Cirebon. Bangunan yang khas dengan batuan karangnya, juga area yang tampak seperti taman. Karena uniknya ini, tidak heran tempat ini jadi salah satu spot wisata jujugan di kota Cirebon.

Tidak sekadar untuk wisata santai dan juga murah, kamu juga bisa napak tilas sekaligus memotret foto-foto apik untuk dijadikan koleksi di akun instagram atau media sosial lainnya.

Bangunan Peninggalan Sejarah Gua Sunyaragi
Bangunan tua peninggalan sejarah Gua Sunyaragi (Instagram/@aglaartalidia)

Jangan lupa, agar dapat ilmunya juga, ajak juga tour guide yang ada untuk memandu wisata selama di Gua Sunyaragi ini. Hanya dengan minimal 5 pengunjung saja per rombongan, kamu sudah bisa berwisata sambil ditemani tour guide dari sini, lho!

(Ghea/Crb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *