oleh

Istilah-istilah Dalam Olahraga Lari

Heydayat.com – Lari adalah olahraga yang murah dan mudah untuk dilakukan. Selain menyenangkan, lari adalah jenis olahraga yang efektif dan efisien untuk beberapa kebutuhan. Misalnya, untuk melatih kekuatan otot, program diet, hingga memelihata kesehatan tubuh.

Ramai kini, lari adalah olahraga yang sangat banyak peminatnya. Pegiatnya pun berasal dari berbagai kalangan usia. Mulai dari anak remaja, dewasa, hingga yang menjelang tua.

Bagi penggemar olagraga lari, aktivitas lari tidak cukup dijalani dalam rentang waktu mingguan saja. Aktivitas ini bahkan banyak dicari event kompetisinya. Maka, tak heran jika cukup sering kita jumpai olahraga lari pada event perayaan tertentu.

Lomba Lari Maraton
Lomba lari maraton (Unsplash – Mārtiņš Zemlickis)

Dari sini, kemudian banyak bermunculan istilah atau penyebutan dalam olahraga lari – yang mungkin belum banyak diketahui oleh penggemar olahraga lari itu sendiri. Karena dari itu, mungkin saja beberapa istilah atau sebutan tadi terdengar asing bagi sebagian orang. Nah, berikut adalah istilah-istilah yang biasa digunakan dalam olahraga lari.

5K – Kategori lari dengan jarak tempuh 5 kilometer.

Huruf “K” di sini adalah perwakilan dari kata “Kilos” atau “Kilometers” dalam bahasa inggris yang berarti Kilometer.

Penggunaan huruf “K” di akhir angga juga berlaku untuk jarak tempuh lainnya, misal : 10K adalah kategori lari jarak 10 kilometer, 21K adalah 21 kilometer, dan seterusnya.

Bandit – Orang yang ikut serta dalam event lari namun dengan cara tidak resmi. Contohnya adalah – jika seseorang tidak melakukan registrasi namun ikut serta dalam balapan dengan menggunakan nomor BIB palsu.

BIB – Nomor dada atau nomor identitas untuk peserta lari. Biasanya BIB berupa kertas berbahan anti air agar tidak mudah rusak ketika dipakai – meski pelari berkeringat saat berlari. Kertas nomor ini umumnya ditempel di dada (kaos) peserta lari.

Cadence – Hitungan jumlah langkah per menit. Biasa digunakan untuk mengukur tipe lari sesuai heart rate.

Carbo Loading – Mengonsumsi makanan berkarbohidrat dalam jumlah banyak untuk persiapan lari. Biasanya carbo loading dilakukan untuk mempersiapkan balapan half marathon, marathon, ataupun ultra. Tujuannya agar fisik mendapat energi maksimal selama berlari dan tidak mudah lapar.

Chip Time – Catatan waktu yang dihitung mulai dari pelari melewati garis start hingga mencapai garis finish.

Untuk event lari yang digelar secara serius, biasanya nomor BIB peserta tersemat chip sebagai check log ketika peserta melewati garis start dan finish. Dengan adanya chip ini, pelari yang memulai start di urutan paling belakang pun akan mendapat catatan waktu yang adil.

COP (Cut Off Point) – COP adalah batas waktu maksimal atau terlama bagi pelari untuk sampai pada titik tertentu dalam balapan lari.

COP biasanya digunakan pada event lari kategori di atas 40 kilometer. Misal pada kategori Marathon atau 42KM, COP-nya adalah 2 kali. Maka, bisa saja COP pertama ada pada kilometer ke 21 dengan COP 3 jam. Kemudian COP yang ke-2 pada kilometer ke 35 dengan COP 2 jam.

Selain pada kategori long run, COP juga biasa digunakan pada medium run, tapi dengan jalur trail atau lintas alam.

COT (Cut Off Time) – COT adalah batas waktu maksimal pelari harus menyelesaikan balapan. COT dibedakan sesuai dengan kategori jarak tempuhnya. Misal, kategori 5K adalah 60 menit, maka pelari diberi waktu selama 60 menit untuk menyelesaikan lari. Selebihnya, pelari akan dinyatakan gagal.

Umumnya, COT kategori 5K adalah 60 menit, 10K adalah 120 menit, half marathon adalah 210 menit atau 3,5 jam, dan marathon adalah 420 menit atau 7 jam.

DNF (Did Not Finish) – Kondisi dimana pelari tidak dapat menyelesaikan lari. Ini bisa terjadi karena pelari tidak dapat menyelesaikan lari sesuai batas COT, peserta cedera, atau alasan yang lainnya.

Kelelahan Saat Lari
Kelelahan saat lari (Unsplash – Massimo Sartirana)

DNS (Did Not Start) – Kondisi dimana pelari sudah terdaftar sebagai peserta balapan namun tidak hadir di garis start saat balapan dimulai, dan akhirnya dinyatakan gagal atau tereliminasi.

Easy Run – Lari santai yang bisa dilakukan sambil ngobrol bersama teman.

Gun Time – Catatan lari yang dihitung dari saat waktu start dimulai. Kata gun time diambil dari peragaan ketika lomba akan dimulai dan bendera start dikibarkan – kemudian pistol atau gun akan ditembakkan.

Gun time digunakan untuk menghitung berapa lama pelari melakukan balapan sejak lomba dimulai sampai dengan ia sampai ke garis finish.

Half Marathon – Biasa disingkat HM, half marathon adalah lari separuh maraton, yaitu sejauh 21 kilometer.

Heart Rate (HR) – Detak jantung. Umumnya dalam dunia lari, HR dibagi menjadi  5 zona yaitu zona 1 sampai 5. HR masing-masing orang bisa berbeda tergantung usia dan daya tahan tubuhnya. Untuk itu, HR bisa digunakan untuk menentukan tipe lari yang ideal bagi setiap pelari. Menentukan tipe lari yang seperti apa, apakah lari jarak dekat atau jarak jauh, apakah easy run atau hard run.

Heart rate bisa diukur menggunakan Heart Rate Monitor yang ada di sport watch atau bisa juga menggunakan alat sensor yang ditempelkan di dada.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *